POLTEKKES KEMENKES MALANG

Pusat Pengembangan Pendidikan

Pusat Pengembangan Pendidikan merupakan unsur pelaksana yang melaksanakan tugas dan fungsi dibidang pengembangan Pendidikan, berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur.

Tugas Pokok Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan : Menyelenggarakan dan melaksanakan kegiatan pengembangan Pendidikan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku guna menghasilkan rencana program/kegiatan Pusat Pengembangan Pendidikan yang bermutu serta dapat dipertanggungjawabkan kepada pimpinan.

 

Pedoman Kurikulum Pendidikan Tinggi

BUKU PANDUAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI

PEDOMAN PENYUSUNAN PELAKSANAAN DAN EVALUASI KURIKULUM 2025

 

Peta Jalan Pengembangan Pendidikan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Melalui Sentra Unggulan

SK DITJENAKES

 

Pemberlakuan Kurikulum OBE dan Sentra Unggulan Pendidikan

NOTA DINAS PEMBERLAKUAN KURIKULUM 2024-2025

 

Laporan Ketercapaian CPL

 

Laporan MBKM

LAPORAN MBKM POLTEKKES KEMENKES MALANG 2025

 

Pedoman MBKM

PEDOMAN PELAKSANAAN MAGANG MAHASISWA 2025

PEDOMAN MBKM POLTEKKES KEMENKES MALANG 2024

PEDOMAN MBKM POLTEKKES KEMENKES MALANG 2021

PEDOMAN MBKM POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020

 

Laporan Reviu Kurikulum

LAPORAN REVIU KURIKULUM


Visi dan Misi Unit Kerja

Visi :

Menjadi Pusat Pengembangan Pendidikan bidang kesehatan yang beradab dan berdaya saing global

Misi :

a.Terciptanya wadah Pengembanganan dan fasilitasi pengelolaan pendidikan professional untuk meningkatakan kualitas pembelajaran secara terintegrasi.

b.Terciptanya proses penyebaran pengetahuan (share knowledge) dalam peningkatan kompetensi dosen.

c.Berkembangnya ide-ide para dosen sehingga menghasilkan inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan tenaga kesehatan maupun arah Pengembanganan Poltekkes Kemenkes Malang kedepan.


STRUKTUR ORGANISASI

Kepala Pusat

Diniyah Kholidah, S.ST, S.Gz, M.P.H


Penanggungjawab :

1. Hanandayu Widwiastuti, S.Si., M.Si. (Penanggung Jawab Urusan Pengembang Pendidikan/ Pengembangan Prodi)
2. Dimas Dwi Yoga Saputra, SST.,M.Kes (Penanggung Jawab Urusan Pengembangan Dosen dan Tendik)

 


TUGAS

  1. Menyusun bahan rancangan usulan pengembangan

  2. Mengembangkan desain pembelajaran di kelas maupun di klinik

  3. Mengkaji dan mengembangkan berbagai alternatif model/metode pembelajaan

  4. Merencanakan, menyusun, dan mengembangkan instrument pelaksanaan kurikulum

  5. Melakukan inovasi, mengembangkan, dan mengelola penyelenggaraan Pendidikan dan pelatihan

  6. Merencanakan, menyusun, dan mengembangkan sistem monitoring dan evaluasi pengembangan Pendidikan

  7. Menyusun laporan kegiatan Pusat Pengembangan Pendidikan

  8. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berdasarkan arahan, penugasan dan lain-lain yang terkait dengan kedinasan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas



Kegiatan 

BENCHMARKING PENGEMBANGAN KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN PRAKTIKUM KELAS INTERNASIONAL DI KLINIK DAWAN USADHA BALI

(7 November 2024)

Kegiatan benchmarking pengembangan kurikulum dan pembelajaran praktikum kelas internasional di Klinik Perawat Mandiri Dawan Usadha Bali dilaksanakan pada hari Kamis, Tanggal 7 November 2024. Bapak Wayan selaku owner selain sebagai dosen keperawatan di Poltekkes Kemenkes Denpasar, beliau juga berkontribusi dalam proses perumusan undang-undang serta peraturan Kesehatan seperti PMK No. 90 Tahun 2010 dan Permenkes No. 26 Tahun 2019, yang memberikan hak serta perlindungan bagi perawat untuk membuka praktik mandiri. Bapak Wayan juga memiliki pandangan yang mendalam terhadap system kesehatan di Indonesia. Berdasarkan pengalamannya, ia membandingkan pendekatan Kepala Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Malang, Bu Erlina, memberikan sambutan dan menyampaikan bahwa Bapak Wayan sebagai pendiri klinik Dawan Usadha adalah sosok inspiratif. Kunjungan ini diharapkan menjadi contoh keperawatan holistic yang memprioritaskan terapi komplementer, yang sejalan dengan tujuan kelas internasional pada bidang keperawatan lansia.  Kunjungan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan keperawatan komplementer dan membuka peluang di masa depan. Pemerintah saat ini berfokus pada layanan kesehatan konvensional, namun klinik Dawan Usadha berupaya mengimbangi permintaan pasar dengan mengembangkan wisata kesehatan (wellness tourism).

Dokumentasi :  https://www.youtube.com/shorts/MwmOwaSRlLU

 

 

KAJI TIRU IMPLEMENTASI KURIKULUM OBE DAN PENGELOLAAN LMS DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

(13 JUNI 2024)

Saat ini kecepatan pemanfaatan teknologi dan produksi inovasi berkembang sangat pesat sehingga memunculkan kesenjangan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan SDM di dunia kerja dan masyarakat. Tantangan pendidikan abad 21 adalah peran dan strategi dalam menjembatani kesenjangan antara proses pendidikan di Perguruan Tinggi dengan dunia kerja dan kebutuhan inovasi. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mewadahi Pendidikan abad 21 adalah Outcome-Based Education (OBE). Outcome Based Education (OBE) merupakan pendekatan kurikulum yang berfokus pada hasil. Dalam penerapan OBE, bukan hanya pemaparan materi di kelas, tetapi juga berfokus pada persiapan lulusan agar memiliki kemampuan yang siap diaplikasikan dalam dunia kerja. Dalam rangka Peningkatan Implementasi Penilaian Ketercapaian CPL pada Kurikulum OBE dan Pengelolaan Learning Management System(LMS) di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, maka perlu kegiatan yang dapat mendukung implementasi tersebut salah satunya yakni dengan melakukan kunjungan Kaji Tiru ke Lembaga Penjaminan Mutu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bertujuan untuk mengoptimalisasi proses implementasi pengembangan kurikulum OBE dalam sistem LMS di Poltekkes Kemenkes Malang agar sesuai standar.

 

 

KAJI TIRU PUSBANGDIK POLTEKKES KEMENKES MALANG DI INTERNATIONAL TEST CENTER DAN DI POLTEKKES KEMENKES JAKARTA III

(22 DESEMBER 2023)

Di tengah perkembangan dunia yang semakin global dan kompetitif, menuntut seluruh karyawan dari seluruh level untuk mendapatkan pembelajaran. Corporate University dapat diartikan sebagai universitas perusahaan yang merupakan implementasi dari konsep learning organization yang disampaikan oleh Senge (1990) dalam buku The Fifth Discipline, The Art and Practice of Learning Organization. Tujuan dari Corporate University adalah untuk mengatasi kelambatan dan ketidakmampuan proses pembelajaran teoritis yang didapatkan di Perguruan Tinggi konvensional dengan tuntutan praktik kerja yang sebenarnya. Penyelenggaraan Kaji Tiru Corporate University Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang sesuai dengan Visi Misi yang tercantum dalam Rencana Strategis Poltekkes Kemenkes Malang 2020-2024 pada misi: Menyelenggarakan Pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas untuk mengembangkan potensi dan kepribadian mahasiswa yang beradab dan berdaya saing global. Pelaksanaan kegiatan ini didasari teknologi pembelajaran saat ini yang terus berkembang. Sehingga melalui kegiatan ini para dosen bisa mempersiapkan diri dengan perkembangan zaman dalam proses belajar mengajar yang lebih efektif. Diharapkan nantinya dosen dapat engembangkan pertemuan perkuliahan menjadi proses belajar mengajar yang lebih menarik dan bersifat interaktif yang disusun secara terintegrasi dan disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.

 

 

BENCHMARKING IMPLEMENTASI PROGRAM RPL PENDIDIKAN PROFESI BIDAN KHUSUS BAGI BIDAN PENYELENGGARAAN PRAKTIK MANDIRI DI POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA

(16 JULI 2025)

Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang merupakan salah satu institusi pendidikan kesehatan yang telah berkomitmen untuk berperan dalam penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) program Pendidikan Profesi Bidan Khusus Bagi Bidan Penyelenggara Praktik Mandiri. Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan salah satu strategi penting untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi bidan di Indonesia. Program RPL dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara program Diploma III, Sarjana Terapan dan Pendidikan Profesi, dengan mengintegrasikan analisis profil bidan, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, serta kompetensi profesi yang belum tercakup dalam jenjang pendidikan program Diploma III dan Sarjana Terapan Kebidanan yang telah ditempuh sebelumnya. Profil lulusan Diploma III Kebidanan difokuskan pada peran sebagai praktisi yang mampu memberikan asuhan kebidanan esensial, deteksi dini, stabilisasi atau penanganan awal kegawatdaruratan, serta melakukan rujukan sesuai standar operasional prosedur, kewenangan, dan kode etik profesi. Persiapan penyelenggaraan Program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) Pendidikan Profesi Bidan Khusus Bagi Bidan Penyelenggara Praktik Mandiri dalam bentuk benchmark oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Poltekkes Kemenkes Malang sesuai dengan Visi Misi yang tercantum dalam Rencana Strategis Poltekkes Kemenkes Malang 2025-2029 pada misi: Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas untuk mengembangkan potensi dan kepribadian mahasiswa yang beradab dan berdaya saing global. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola program studi, diperlukan adanya penguatan sistem pendukung akademik serta evaluasi berkelanjutan terhadap implementasi kurikulum. 

 

 

PENJAJAKAN PENGEMBANGAN KELAS INTERNASIONAL POLTEKKES KEMENKES MALANG DI KONSULAT JENDERAL JEPANG DI SURABAYA

(23 JUNI 2025)

Dalam era globalisasi dan integrasi sistem pendidikan tinggi internasional, institusi pendidikan vokasi di Indonesia dituntut untuk mampu bersaing secara global serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten di tingkat nasional, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat internasional. Poltekkes Kemenkes Malang sebagai institusi pendidikan vokasi di bidang kesehatan berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan dan inovasi dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan, termasuk melalui pengembangan Kelas Internasional. Pengembangan Kelas Internasional merupakan salah satu strategi untuk memperkuat kapasitas institusi dalam menjalin kemitraan internasional, meningkatkan kualitas pembelajaran berstandar global, serta membuka peluang mobilitas akademik bagi dosen dan mahasiswa. Dalam konteks tersebut, Jepang menjadi salah satu negara mitra potensial mengingat reputasinya dalam bidang kesehatan, teknologi, dan pendidikan tinggi, serta adanya minat tinggi dari mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi atau bekerja di Jepang. Sebagai langkah awal untuk menjajaki peluang kerja sama strategis dalam pengembangan Kelas Internasional, Poltekkes Kemenkes Malang melaksanakan kegiatan penjajagan kerja sama dengan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh informasi, dukungan, dan arahan terkait potensi kolaborasi pendidikan antara Poltekkes Kemenkes Malang dan institusi Jepang, khususnya dalam pengembangan kurikulum serta peluang kerja lulusan di Jepang. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi awal yang baik dan menjadi fondasi untuk kerja sama lebih lanjut dalam membentuk Kelas Internasional yang mampu menjawab tantangan global dan kebutuhan tenaga kesehatan professional.

 

 

KAJI TIRU KURIKULUM PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN OPTOMETRI DI UNIVERSITAS KRISTEN KRIDA WACANA JAKARTA

(10 September 2024)

Dalam rangka mewujudkan cita-cita pendidikan tinggi kesehatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang berencana akan membuka program studi baru yakni program studi STr Optometri yang direncanakan dibuka pada tahun 2025. Optometri adalah pelayanan kesehatan primer mata dan sistem penglihatan yang melaksanakan pemeliharaan kesehatan mata dan penglihatan yang komprehensif, yang meliputi refraksi dan penyiapan alat bantu penglihatan (antara lain kacamata atau lensa kontak), deteksi dan penanganan gangguan penglihatan, dan rehabilitasi kondisi sistem penglihatan. Berbagai persiapan akan dilakukan untuk membuka program studi baru dengan melakukan Kaji Tiru ke Institusi Pendidikan yang telah mendirikan prodi tersebut. Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) Jakarta merupakan salah satu perguruan tinggi yang telah memiliki program studi STr Optometri yang tergabung dalam Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Kegiatan ini perlu dilakukan agar penyelenggaraan program studi baru di Poltekkes Kemenkes Malang dapat terselenggara dengan perencanaan yang matang dan berkelanjutan.

 

MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN MAGANG DI PT. ADMEDIKA JAKARTA

(11 September 2024)

Sebagai perguruan tinggi, Poltekkes Kemenkes Malang memiliki peranan yang sangat penting bagi mahasiswa dalam membentuk keterampilan dan kecakapan dalam berbagai bidang keilmuan. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk mendukung keterampilan dan kecakapan tersebut adalah kegiatan magang. Kegiatan magang bagi mahasiswa dilakukan pada berbagai tempat yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain rumah sakit, puskesmas, katering makanan, dan tempat magang lainnya, Poltekkes Kemenkes Malang memiliki keinginan untuk menambah lokasi magang pada tempat yang memberikan layanan kesehatan tidak hanya secara tatap muka tetapi juga pelayanan kesehatan yang dapat diakses secara online. Salah satu penyedia layanan kesehatan yang memberikan pelayanana secara online adalah AdMedika. PT. Administrasi Medika atau yang biasa dikenal dengan nama AdMedika didirikan pada tahun 2002 dan kemudian bergabung dengan Telkom Group pada 2010. AdMedika menyediakan layanan kesehatan menyeluruh yang terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu Manajemen Klaim Kesehatan (Health Claim Management), aplikasi MyAdMedika, serta Layanan Manajemen Fasilitas Kesehatan (Provider Management Service).

 

KAJI TIRU PENGELOLAAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) DI LEMBAGA SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

 (12 September 2024)

Pada era persaingan global saat ini, proses pembelajaran tidak hanya melalui tatap muka saja, akan tetapi juga harus memanfaatkan media secara online salah satunya melalui LMS. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dirasa perlu dalam mengembangkan media pembelajaran online melalui LMS. Learning Management System (LMS) merupakan sebuah platform yang dapat mendukung proses pembelajaran dengan menyediakan bahan ajar dan melaksanakan aktivitas pembelajaran secara online. Dalam rangka Peningkatan Pengelolaan Learning Management System (LMS) di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, maka perlu kegiatan yang dapat mendukung implementasi tersebut salah satunya yakni dengan melakukan kunjungan Kaji Tiru ke Lembaga Sistem Informasi (LSI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang bertujuan untuk mengoptimalisasi sistem LMS di Poltekkes Kemenkes Malang agar sesuai standar untuk menghasilkan penilaian capaian pembelajaran yang terintegrasi dalam sistem yang telah tersedia.

Silahkan: