Halal Bi Halal Poltekkes Kemenkes Malang
Memasuki hari kerja pertama setelah libur hari raya Idul Fitri 1447 H, keluarga besar Poltekkes Kemenkes Malang menyelenggarakan kegiatan Apel Bersama yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal dan makan bersama pada hari Jumat tanggal 27 maret 2026. Bertempat di lapangan upacara, acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta pegawai outsourching.
Kegiatan dimulai tepat pukul 07.30 WIB dengan pelaksanaan Apel Bersama. Plt.Direktur Poltekkes Kemenkes Malang, yang bertindak sebagai pembina apel, dalam amanatnya menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada seluruh civitas akademika.
Beliau menekankan bahwa momentum Ramadan dan Idul Fitri harus menjadi titik balik untuk meningkatkan disiplin serta kualitas pelayanan pendidikan. "Kemenangan hari ini bukan hanya tentang kembali ke fitrah, tapi bagaimana kita membawa semangat disiplin ibadah ke dalam etos kerja harian untuk kemajuan Poltekkes Malang," ujarnya di hadapan peserta apel.
Usai apel, suasana formal berubah menjadi penuh kehangatan saat prosesi Halal Bihalal dimulai. Seluruh pegawai saling berjabat tangan dan memberikan maaf satu sama lain. Tradisi ini menjadi simbol pembersihan diri dari segala khilaf, baik dalam hubungan personal maupun profesional selama menjalankan tugas kedinasan.
Senyum merekah di wajah para dosen dan staf yang kembali berkumpul setelah menikmati cuti bersama. Momen ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi internal untuk menyelaraskan kembali visi institusi menuju target-target besar di tahun 2026.
Puncak acara ditandai dengan kegiatan makan bersama yang digelar di Gedung olahraga kebidanan. Berbagai hidangan khas Nusantara disajikan, menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu kental. Tanpa sekat jabatan, para pimpinan berbaur dengan staf untuk menikmati santap siang bersama sembari bertukar cerita.
Makan bersama ini bukan sekadar jamuan, melainkan wadah komunikasi informal yang efektif untuk mempererat koordinasi antar-jurusan dan unit kerja. Kebersamaan ini diharapkan dapat memicu kerja sama tim yang lebih solid dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan kesehatan ke depan.
